Analisis Penguatan Self-Efficacy dan Kompetensi Diri Calon Guru PAI melalui Pengabdian di Masjid dalam Perspektif Experiential Learning
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan self-efficacy dan kompetensi diri calon guru Pendidikan Agama Islam melalui pengabdian di masjid dalam perspektif experiential learning. Pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis digunakan secara komprehensif dalam riset ini. Subjek penelitian terdiri atas sepuluh informan, meliputi mahasiswa aktif dan alumni. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam serta dokumentasi, sementara analisis data menerapkan model interaktif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas pengabdian di masjid mencakup lima dimensi utama: pendidikan, ibadah, sosial, manajerial, dan operasional. Pengalaman empiris ini terbukti secara meyakinkan mampu menguatkan self-efficacy calon guru sekaligus mengembangkan enam kompetensi dasar pendidik PAI, yakni kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, profesional, kepemimpinan, serta spiritual. Ditinjau dari perspektif experiential learning, proses pembelajaran tersebut berlangsung secara siklik, melewati tahapan pengalaman konkret, refleksi kritis, konseptualisasi, dan eksperimentasi aktif. Kesimpulannya, peran masjid dapat diposisikan sebagai laboratorium sosial-keagamaan sekaligus hidden curriculum yang sangat strategis guna membentuk guru yang profesional, tangguh, kompeten, dan percaya diri.
Fields of Study & Subjects
Education Systems and Policies
Educational Curriculum and Learning Methods
School Leadership and Teacher Performance
Publication details
- Journal / source
- Nuris Journal of Education and Islamic Studies
- Publisher
- Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging Mojokerto
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Publication date
- 14 June 2026