PERAN SELF-AWARENESS DAN KESIAPAN MENIKAH DALAM MEMBENTUK PERSEPSI POSITIF REMAJA TERHADAP PENUNDAAN PERNIKAHAN DINI

Read full text
Authors: Antri Ariani, Dewi Nurlaela Sari, Risma Mulyani, Isel Septiani
Cited by: 0

Abstract

Pernikahan dini masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada kesehatan reproduksi serta perkembangan psikososial remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-awareness dan kesiapan menikah terhadap persepsi positif remaja mengenai penundaan pernikahan dini di Cianjur Selatan. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 55 responden remaja yang dipilih secara acak dan diukur menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan rata-rata self-awareness dan kesiapan menikah berada pada kategori cukup tinggi, demikian pula persepsi positif terhadap penundaan pernikahan dini. Self-awareness (β = 0,418; p = 0,004) dan kesiapan menikah (β = 0,531; p = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi, dengan kontribusi bersama sebesar 87,1% (R² = 0,871). Kesiapan menikah memberikan kontribusi sedikit lebih besar dibanding self-awareness. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan self-awareness dan kesiapan menikah remaja penting dalam program pencegahan pernikahan dini di sekolah dan komunitas. Intervensi dapat dilakukan melalui konseling pranikah, pendidikan reproduksi, dan pembinaan sebaya.

Fields of Study & Subjects

Marriage and Family Dynamics Adolescent Sexual and Reproductive Health Family Dynamics and Relationships

Publication details

Journal / source
Jurnal Ilmiah Kesehatan
Volume
15
Issue
1
Pages
92–103
Publication date
15 January 2026