Audit Forensik terhadap Paradoks Kebijakan dan Kegagalan Sistemik Big Tech: Studi Kasus Google, LinkedIn, dan Meta

Read full text
Authors: TRI HAKIM
Cited by: 0

Abstract

Ekosistem digital modern menghadapi krisis akuntabilitas di mana algoritma "Black Box" milik perusahaan teknologi raksasa (Big Tech) beroperasi dengan inkonsistensi yang merugikan pengguna dan publik. Penelitian ini merupakan audit forensik sistematis yang berdasarkan pada pengalaman empiris dan analisis teknis terhadap tiga platform utama: Google, LinkedIn, dan Meta (Facebook/Instagram). Temuan penelitian mengungkapkan tiga kegagalan mendasar sistemik: (1) Pada Google, terjadi Perang Saudara Algoritma di mana konten edukasi anti-scam yang divalidasi berkualitas tinggi oleh subsistem AdSense dan Google News, justru diberangus oleh subsistem moderasi YouTube dan Forum melalui sanksi kolektif yang tidak adil. (2) Pada LinkedIn, ditemukan Kegagalan Semantik dalam penargetan iklan profesional, di mana algoritma gagal membedakan konteks profesi, mengakibatkan inefisiensi anggaran pengiklan. (3) Pada Meta, terindikasi kuat adanya praktik Kelalaian Menguntungkan (kelalaian yang menguntungkan), di mana sistem moderasi gagal mendeteksi iklan judi online ilegal yang masif, diduga akibat pelonggaran parameter filter demi motif ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa klaim keunggulan AI sering kali menjadi tameng bagi kegagalan moderasi dan eksploitasi ekonomi, dan merekomendasikan perlunya audit algoritma independen oleh regulator. 📢 BACA VERSI LENGKAP & DISKUSI INTERAKTIF: Ingin membaca analisis ini dengan bahasa yang lebih ringan dan studi kasus nyata? Kunjungi artikel selengkapnya di Blog Resmi Sosiolegal.com KunciPro Research Institute - Membongkar Kebenaran, Melawan Arus.

Fields of Study & Subjects

Legal and Social Justice Studies Diverse Cultural Media Analysis Legal and Policy Analysis in Indonesia

Publication details

Journal / source
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Publication date
27 August 2026