The Invention of "Indonesian Psychedelia"

Read full text
Authors: Jimmy Yuanda Mahardhika
Cited by: 0

Abstract

Studi ini menganalisis kompilasi Those Shocking Shaking Days: Indonesian Hard, Psyche- delic, Progressive Rock and Funk 1970–1978 (Now-Again Records, 2011) sebagai kasus konstruksi kategori historiografis melalui kurasi musik transnasional. Domain kon- tribusi penelitian ini adalah teori invented genre dan kanonisasi dalam sosi- ologi musik. Meskipun judul album secara akurat mencantumkan berbagai genre (Hard, Psychedelic, Progressive Rock, Funk), penelitian ini berargumen bahwa dalam diskursus global, keberagaman ini sering direduksi menjadi satu payung kategori: ”In- donesian Psychedelia”. Melalui analisis genealogis dan kuratorial, penelitian membuk- tikan bahwa pengelompokan ini adalah konstruksi retrospektif. Sebelum kompilasi (pra-2011), tidak ada dokumentasi kontemporer yang menyatukan band-band berbe- da genre ini (seperti funk Papua dan prog-rock Bandung) dalam satu gerakan kohe- ren. Analisis musikologis terhadap elemen psychedelic mengungkap bahwa mayoritas lagu dalam kompilasi lebih dekat ke struktur hard rock atau funk konvensional, na- mun estetika produksi lo-fi menyatukan mereka di telinga kurator Barat. Kompilasi menciptakan kategori melalui tiga mekanisme: (1) Selection—memilih 20 band ber- dasarkan estetika lo-fi; (2) Framing—mengkonstruksi narasi koheren ”bawah tanah” melalui catatan sampul; (3) Materialization—memberikan legitimasi fisik. Studi ini berkontribusi pada sosiologi klasifikasi dengan menunjukkan bagaimana pasar musik global melakukan ”lumping” (penggabungan) genre yang berbeda demi kemudahan konsumsi eksotis.

Fields of Study & Subjects

Music History and Culture Cultural Identity and Representation Semiotics and Cultural Interpretation

Publication details

Journal / source
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Publication date
1 January 2026
Document type
Preprint