DETERMINASI SOSIOLOGIS, TINGKAT PENDAPATAN, DAN PAPARAN IKLAN DALAM MEMBENTUK POLA KONSUMSI MASYARAKAT KONTEMPORER

Read full text
Authors: TRI HAKIM
Cited by: 0

Abstract

ABSTRAK ABSTRAK Keputusan pembelian dalam masyarakat kontemporer telah bergeser dari memenuhi kebutuhan fungsional menuju konsumsi simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi faktor-faktor determinan yang membentuk perilaku konsumen, dengan fokus pada tiga variabel utama: determinasi sosiologis, tingkat pendapatan, dan hegemoni iklan. Menggunakan metode deskriptif-analitis dan pendekatan fenomenologi yang diperkaya oleh pengalaman empiris peneliti sebagai praktisi riset pasar, penelitian ini mengungkap bahwa rasionalitas ekonomi sering kali dikalahkan oleh tekanan sosial dan manipulasi psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara sosiologis, pembelian didominasi oleh faktor konformitas lingkungan dan kekuatan habituasi (kebiasaan) yang menciptakan inersia kognitif; (2) Dari sisi ekonomi, peningkatan pendapatan tidak selalu berbanding lurus dengan inflasi gaya hidup, melainkan memicu rasionalitas fungsional pada segmen masyarakat yang mapan; dan (3) Iklan berfungsi menciptakan "kebutuhan buatan" (kebutuhan buatan) serta menumbuhkan kesadaran merek (brand awareness) yang menjadi pencipta mutlak terjadinya transaksi. Kesimpulannya, pola konsumsi adalah hasil interseksi antara ketersediaan informasi (iklan), validasi sosial (gengsi), dan justifikasi ekonomi. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Sosiologi Ekonomi, Habituasi, Hegemoni Iklan, Daya Beli. ABSTRAK Keputusan pembelian dalam masyarakat kontemporer telah bergeser dari pemenuhan fungsional ke konsumsi simbolis. Studi ini bertujuan untuk menguraikan faktor-faktor penentu yang membentuk perilaku konsumen, dengan fokus pada tiga variabel utama: determinasi sosiologis, tingkat pendapatan, dan hegemoni periklanan. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis dan pendekatan fenomenologis yang diperkaya oleh pengalaman empiris peneliti sebagai praktisi riset pasar, studi ini mengungkapkan bahwa rasionalitas ekonomi seringkali dikalahkan oleh tekanan sosial dan manipulasi psikologis. Temuan menunjukkan bahwa: (1) Secara sosiologis, pembelian didominasi oleh kesesuaian lingkungan dan kekuatan pembiasaan, yang menciptakan inersia kognitif; (2) Secara ekonomi, peningkatan pendapatan tidak selalu berkorelasi linier dengan inflasi gaya hidup tetapi lebih memicu rasionalitas fungsional di segmen masyarakat yang mapan; dan (3) Iklan berfungsi untuk menciptakan "kebutuhan buatan" dan menanamkan kesadaran merek sebagai prasyarat mutlak untuk transaksi. Kesimpulannya, pola konsumsi adalah hasil dari persimpangan antara ketersediaan informasi (iklan), validasi sosial (prestise), dan pembenaran ekonomi. Kata kunci: Perilaku Konsumen, Sosiologi Ekonomi, Habituasi, Hegemoni Periklanan, Daya Beli. 📢 BACA VERSI LENGKAP & DISKUSI INTERAKTIF: Ingin membaca analisis ini dengan bahasa yang lebih ringan dan studi kasus nyata? Kunjungi artikel selengkapnya di Blog Resmi KunciPro: 👉 [https://www.sosiolegal.com/] KunciPro Research Institute - Membongkar Kebenaran, Melawan Arus.

Fields of Study & Subjects

Education Sociology Communication Studies Health Technology Consumer Behavior Consumer Behavior and Marketing Influence

Publication details

Journal / source
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Publication date
28 August 2026