Analisis Penerimaan Sistem SIGER Menggunakan Model Technology Acceptance Model
Abstract
Pemanfaatan Sistem Informasi Terintegrasi (SIGER) di BSPJI Bandar Lampung belum optimal karena masih ditemukannya proses input data manual, keterbatasan pemahaman pengguna terhadap fitur sistem, serta gangguan teknis yang memengaruhi kelancaran layanan laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan pengguna terhadap SIGER menggunakan Technology Acceptance Model (TAM), yang meliputi variabel Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using (ATU), dan Behavioral Intention (BI). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 32 pengguna aktif SIGER. Data dianalisis secara deskriptif dan melalui uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki nilai rata-rata di atas 4, yang mengindikasikan persepsi tinggi terhadap manfaat, kemudahan penggunaan, dan sikap positif pengguna. Korelasi paling kuat ditemukan pada hubungan ATU dan BI dengan nilai 0,94, yang berarti sikap positif memiliki pengaruh signifikan terhadap niat penggunaan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa penerimaan pengguna berperan penting dalam keberhasilan implementasi SIGER dan berdampak pada peningkatan efektivitas layanan laboratorium. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan, pelatihan, dan penyempurnaan sistem secara berkelanjutan.
Fields of Study & Subjects
Financial Literacy and Behavior
Technology Adoption and User Behaviour
Health
Technology
Consumer Behavior
Publication details
- Journal / source
- Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
- Publication date
- 3 January 2026