SIMBOLISME PERLAWANAN DAN IDENTITAS: KAJIAN HISTORIS MASJID RAYA BAITURRAHMAN DALAM MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN ACEH (1873–2004)
Abstract
Masjid Raya Baiturrahman memiliki kedudukan penting dalam sejarah Aceh, tidak hanya sebagai bangunan keagamaan, tetapi juga sebagai simbol perlawanan dan keteguhan identitas masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolis Masjid Raya Baiturrahman dalam konteks perjuangan rakyat Aceh mempertahankan kedaulatan sejak Agresi Militer Belanda tahun 1873 hingga peristiwa tsunami tahun 2004. Metode yang digunakan adalah pendekatan historis-deskriptif dengan menelaah peristiwa-peristiwa penting yang berkaitan dengan keberadaan masjid tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Raya Baiturrahman berperan sebagai ruang konsolidasi fisik, politik, dan spiritual yang memperkuat persatuan masyarakat Aceh dalam menghadapi berbagai krisis sejarah
Fields of Study & Subjects
Architectural and Urban Studies
Architecture and Cultural Influences
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Publication details
- Journal / source
- Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
- Publication date
- 4 January 2026
- Language
- ID