ANALISIS KRITIK SASTRA TERHADAP REPRESENTASI MORAL DALAM CERITA PENDEK INDONESIA KONTEMPORER
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai moral dalam cerita pendek Indonesia kontemporer melalui pendekatan kritik sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan fokus pada interpretasi struktur teks, karakter, dan konflik moral yang tercermin dalam karya sastra. Teori-teori utama yang digunakan meliputi strukturalisme (Saussure, Todorov), dialogisme (Bakhtin), dan kritik moral-ideologis (Eagleton, Wellek & Warren). Data penelitian diperoleh dari sejumlah cerpen karya pengarang Indonesia modern seperti Oky Mandasari, Najib Kailani, Nugroho Notosusanto, dan Danarto, serta diperkuat oleh penelitian sastra kontemporer (2024–2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi moral dalam cerpen Indonesia tidak lagi bersifat normatif dan didaktik, melainkan reflektif dan dialogis. Moralitas dihadirkan sebagai arena pertarungan antara nilai-nilai tradisional dan modern, antara kesadaran individu dan realitas sosial. Pengarang menggunakan simbol, ironi, dan dialog antartokoh sebagai sarana estetik untuk menegaskan pesan moral. Selain sebagai ekspresi artistik, cerpen juga berfungsi sebagai media refleksi sosial dan pendidikan etika kemanusiaan. Temuan ini menegaskan bahwa karya sastra memiliki peran penting dalam membangun kesadaran moral dan karakter bangsa di tengah perubahan sosial budaya yang dinamis.
Fields of Study & Subjects
Linguistics and Language Analysis
Multicultural Education and Local Wisdom
Communication Studies and Media
Publication details
- Journal / source
- Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
- Publication date
- 6 January 2026