PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD IT AL-KHAIRIAH KEC. DOLOK MASIHUL

Read full text
Authors: Sindiyana Aulia
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah di terapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) pada pembelajaran IPS di kelas IV MIS AL-Kautsar Kecamatan Medan Johor dan pengaruh hasil belajar siswa sebelum dan sesudah di terapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) pada pembelajaran IPS di kelas IV MIS AL Kautsar Kecamatan Medan Johor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian penelitian quasi-experimental dengan desain penelitian Pretest Posttest Design. Instrumen pengumpulan data yang digunakan wawancara, tes, angket dan dokumentasi. Instrumen angket untuk mengukur motivasi belajar dan instrumen tes berupa pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistika deskriptif dan teknik statistika inferensial dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Motivasi belajar siswa kelas IV di MIS AL Kautsar kecamatan Medan Johor memiliki nilai rata-rata setelah diberi perlakuan model Inside Outside Circle pada kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 82,18 dan sebelum diberi perlakuan model Inside Outside Circle 69,68 maka selisih dari dua mean tersebut adalah 12,5. Sedangkan nilai angket motivasi belajar setelah diberi perlakuan model Inside Outside Circle pada kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 86,00 dan sebelum diberi perlakuan model Inside Outside Circle 70,50 maka selisih dari dua mean tersebut adalah 15,5. Sehingga motivasi belajar setelah diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif Inside Outside Circle lebih baik dari pada sebelum diberi perlakuan model Inside Outside Circle. Dengan nilai Sig. (2-tailed) yang diperoleh sebesar 0,096 pada motivasi belajar dan 0,156 pada hasil belajar. Hal ini terbukti bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,096 dan 0,156 > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa model Inside Outside Circle dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa kelas IV di MIS Al-Kautsar kecamatan Medan Johor memiliki nilai rata-rata setelah diberi perlakuan model Inside Outside Circle pada kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 73,57 dan sebelum diberi perlakuan model Inside Outside Circle 52,68 maka selisih dari dua mean tersebut adalah 20,89. Sedangkan nilai hasil belajar setelah diberi perlakuan model Inside Outside Circle pada kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 78,57 dan sebelum diberi perlakuan model Inside Outside Circle 52,50 maka selisih dari dua mean tersebut adalah 26.07. Sehingga hasil belajar siswa setelah diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif Inside Outside Circle lebih baik dari pada sebelum diberi perlakuan model Inside Outside Circle. Sedangkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa Pada kelas eksperimen kemampuan ranah kognif hasil belajar siswa lebih tinggi darikan kelas kontrol dengan katagori 57,14%. Pada kelas eksperimen kemampuan ranah afektif hasil belajar siswa lebih rendah darikan kelas kontrol dengan katagori 39,28% dan pada kelas eksperimen kemampuan ranah prikomotorik hasil belajar siswa lebih tinggi darikan kelas control dengan katagori 46,42%.

Fields of Study & Subjects

Educational Methods and Outcomes Online Learning Methods and Innovations Educational Research and Methods

Publication details

Journal / source
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Publication date
7 January 2026
Document type
Thesis