TANAQUDH
Abstract
ABSTRAKKonsep tanāqudh (kontradiksi) sering menjadi perbincangandalam kajian keislaman, khususnya dalam studi Al-Qur’an, hadis,dan usul fikih. Tuduhan adanya kontradiksi dalam tekskeagamaan kerap digunakan sebagai dasar kritik terhadapkoherensi ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisiskonsep tanāqudh dalam perspektif filsafat ilmu dan epistemologiIslam, serta mengkaji metode penyelesaian kontradiksi yangdikembangkan oleh para ulama klasik dan kontemporer.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode studi pustaka terhadap karya-karya usul fikih, tafsir, danliteratur filsafat ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa tanāqudhtidak selalu menunjukkan pertentangan hakiki, melainkan seringkali bersifat lahiriah akibat perbedaan konteks, metodologipenafsiran, dan pendekatan epistemologis. Melalui konsepseperti naskh, taqyid, dan pendekatan hermeneutika, Islammenawarkan kerangka ilmiah untuk memahami teks secarakomprehensif. Dengan demikian, kajian tanāqudhmemperlihatkan bahwa ilmu dalam Islam bersifat dinamis,rasional, dan tetap berlandaskan nilai wahyu.Kata kunci: tanāqudh, filsafat ilmu, epistemologi Islam, usulfikih, hermeneutika.
Fields of Study & Subjects
Qur’anic Interpretation Studies
Semiotics and Cultural Interpretation
Education and Character Development
Publication details
- Journal / source
- Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
- Publication date
- 8 January 2026