TANAQUDH

Read full text
Authors: Didin Hidayat, Alya Nurul Putri Nugraha, Resfi Marsa Sepya Aulia, Muhamad Ibrohim Bardan
Cited by: 0

Abstract

ABSTRAKKonsep tanāqudh (kontradiksi) sering menjadi perbincangandalam kajian keislaman, khususnya dalam studi Al-Qur’an, hadis,dan usul fikih. Tuduhan adanya kontradiksi dalam tekskeagamaan kerap digunakan sebagai dasar kritik terhadapkoherensi ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisiskonsep tanāqudh dalam perspektif filsafat ilmu dan epistemologiIslam, serta mengkaji metode penyelesaian kontradiksi yangdikembangkan oleh para ulama klasik dan kontemporer.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode studi pustaka terhadap karya-karya usul fikih, tafsir, danliteratur filsafat ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa tanāqudhtidak selalu menunjukkan pertentangan hakiki, melainkan seringkali bersifat lahiriah akibat perbedaan konteks, metodologipenafsiran, dan pendekatan epistemologis. Melalui konsepseperti naskh, taqyid, dan pendekatan hermeneutika, Islammenawarkan kerangka ilmiah untuk memahami teks secarakomprehensif. Dengan demikian, kajian tanāqudhmemperlihatkan bahwa ilmu dalam Islam bersifat dinamis,rasional, dan tetap berlandaskan nilai wahyu.Kata kunci: tanāqudh, filsafat ilmu, epistemologi Islam, usulfikih, hermeneutika.

Fields of Study & Subjects

Qur’anic Interpretation Studies Semiotics and Cultural Interpretation Education and Character Development

Publication details

Journal / source
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Publication date
8 January 2026