SINDROM FRANKENSTEIN ILMIAH: KRITIK TERHADAP HEGEMONI SITASI DAN MATINYA ORISINALITAS DALAM KARYA TULIS HUKUM

Read full text
Authors: TRI HAKIM
Cited by: 0

Abstract

ABSTRAK Studi ini memikirkan fenomena "Sindrom Frankenstein" dalam ekosistem publikasi hukum di Indonesia, di mana karya ilmiah direduksi menjadi sekadar aktivitas mencetak kutipan (patchwork) tanpa gagasan asli. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dampak hegemoni indeksasi (seperti SINTA dan Scopus) yang menciptakan ketakutan intelektual (kecemasan akademik) dan fenomena "Zombie Akademik"—karya tulis yang hidup secara administratif namun mati secara dialektika. Menggunakan metode Socio-Legal dengan pendekatan Critical Legal Studies (CLS) dan Autoetnografi, penulis melakukan otopsi kritis terhadap budaya "kodifikasi tanpa narasi". Temuan penelitian menunjukkan bahwa validitas kebenaran hukum telah berkembang dari kekuatan argumen logistik menjadi sekadar jumlah daftar pustaka. Penulis menyimpulkan bahwa ekosistem saat ini telah membunuh ketidakadilan penulis (The Death of Authorship) dan merekomendasikan reformasi radikal dalam parameter penilaian jurnal untuk mengembalikan hukum sebagai ilmu yang dinamis. Kata Kunci: Sindrom Frankenstein, Zombie Akademik, Hegemoni Sitasi, Matinya Kepenulisan, Kritik Jurnal Hukum. ABSTRAK Studi ini memikirkan fenomena "Sindrom Frankenstein" dalam ekosistem publikasi hukum di Indonesia, di mana karya ilmiah direduksi menjadi sekadar kumpulan kutipan yang tanpa ide asli. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi dampak hegemoni pengindeksan (seperti SINTA dan Scopus) yang menciptakan kecemasan akademis dan fenomena "Zombie Akademis"—tulisan yang secara administratif hidup tetapi secara dialektis mati. Dengan menggunakan metode Sosio-Legal dengan pendekatan Studi Hukum Kritis (CLS) dan Autoetnografi, penulis melakukan otopsi kritis terhadap budaya "kodifikasi tanpa narasi". Temuan menunjukkan bahwa validitas kebenaran hukum telah bergeser dari kekuatan argumen logistik ke sekadar kuantitas bibliografi. Penulis menyimpulkan bahwa ekosistem saat ini telah menyebabkan "Kematian Kepengarangan" dan merekomendasikan reformasi radikal dalam parameter penilaian jurnal untuk mengembalikan hukum sebagai ilmu yang dinamis. Kata kunci: Sindrom Frankenstein Ilmiah, Zombie Akademik, Hegemoni Sitasi, Kematian Kepengarangan, Kritik Jurnal Hukum. 📢 BACA VERSI LENGKAP & DISKUSI INTERAKTIF : Ingin membaca analisis ini dengan bahasa yang lebih ringan dan studi kasus nyata? Kunjungi artikel selengkapnya di Blog Resmi KunciPro: 👉 [ Zombie Akademik ] KunciPro Research Institute - Membongkar Kebenaran, Melawan Arus.

Fields of Study & Subjects

Indonesian Legal and Regulatory Studies Gender and Women's Rights Health and Education Studies

Publication details

Journal / source
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Publication date
9 January 2026