BUDAYA SAPA SALAM DAN TERIMAKASIH DI SMPN 4 SELONG : KAJIAN GEOGRAFI, EKONOMI, SEJARAH DAN SOSIOLOGI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan budaya sapa, salam, dan terima kasih di SMPN 4 Selong serta menganalisis dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Budaya ini telah lama menjadi bagian dari tradisi sekolah, namun kembali diperkuat sejak tahun 2021 sebagai respons terhadap kondisi sosial siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga dengan perhatian dan bimbingan orang tua yang minim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan beberapa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya sapa, salam, dan terima kasih dilakukan melalui berbagai strategi, seperti bimbingan langsung di gerbang sekolah, penguatan pada kegiatan IMTAK, penyampaian amanat pada upacara Senin, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, serta keteladanan guru. Temuan juga mengungkap bahwa salah satu faktor penghambat utama adalah latar belakang keluarga yang kurang mendukung pembiasaan etika dan sopan santun. Meskipun demikian, budaya ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perilaku siswa, meningkatkan etika komunikasi, membentuk kebiasaan menghargai, serta memperbaiki suasana sosial sekolah. Selain itu, penerapan budaya ini berkontribusi pada peningkatan citra sekolah sebagai institusi yang menekankan pendidikan karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan internalisasi nilai sapa, salam, dan terima kasih sangat bergantung pada konsistensi sekolah, keteladanan guru, serta dukungan lingkungan sosial.
Fields of Study & Subjects
Education and Character Development
Values and Moral Education
Multicultural Education and Local Wisdom
Publication details
- Journal / source
- Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
- Publication date
- 16 January 2026