Model Pancasila Sekuensial: Sebuah Rekonstruksi Teoretis Implementasi Pancasila sebagai Tahapan Prasyarat Kondisional
Abstract
Makalah ini mengusulkan Model Pancasila Sekuensial (MPS) sebagai kerangka teoretis baru untuk mema- hami filosofi dasar negara Indonesia. Berbeda dengan paradigma yang ada yang memperlakukan lima sila Pancasila sebagai beroperasi secara simultan atau bersatu secara organik, MPS mengonseptualisasikan implementasinya sebagai proses evolusioner melalui tahapan hierarkis di mana setiap sila berfungsi seba- gai kondisi yang diperlukan (meskipun tidak memadai) untuk sila-sila berikutnya. Berdasarkan analisis kritis terhadap sumber-sumber historis primer, rekonstruksi filosofis maksud para pendiri, dan keterlibatan dengan teori politik komparatif, studi ini merumuskan enam proposisi formal yang menjelaskan struktur logis implementasi sekuensial. Model ini menyelesaikan perdebatan yang telah berlangsung lama tentang ketegangan internal dalam Pancasila dengan menunjukkan bahwa kontradiksi yang tampak akan hilang ketika implementasi mengikuti urutan yang tepat. MPS berkontribusi pada pemikiran politik Indonesia dan teori tata kelola komparatif dengan menjembatani filosofi partikularistik dengan kerangka kerja sekuensing institusional universal. Makalah ini diakhiri dengan menguraikan agenda penelitian empiris untuk memvalidasi model dan implikasi praktis untuk interpretasi konstitusional, formulasi kebijakan, dan pendidikan kewarganegaraan.
Fields of Study & Subjects
Pancasila Values in Education
Asian Studies and History
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Publication details
- Journal / source
- Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
- Publication date
- 18 January 2026