Evaluasi Kalibrasi Daya Reaktor Kartini Menggunakan Metode Kalorimetri Non-stasioner

Read full text
Authors: Melani Sistya Ardhana
Cited by: 0

Abstract

Kalibrasi daya reaktor merupakan aspek krusial dalam menjaga keselamatan serta menjamin keandalan pengoperasian reaktor penelitian. Untuk memastikan bahwa nilai daya yang ditunjukkan oleh instrumen benar-benar mencerminkan kondisi termal reaktor, diperlukan proses verifikasi secara berkala menggunakan metode pembanding yang bersifat independen. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesesuaian antara penunjukan instrumen daya Reaktor Kartini dan nilai daya hasil perhitungan menggunakan metode kalorimetri non-stasioner. Metode tersebut diterapkan dengan menghentikan kerja pompa pendingin primer, sehingga energi panas yang dihasilkan dari reaksi fisi terakumulasi di dalam tangki reaktor dan memicu peningkatan suhu air. Pengukuran suhu air dilakukan menggunakan tiga termometer yang terintegrasi dengan sistem Internet Reactor Laboratory (IRL) pada kondisi operasi reaktor dengan daya nominal sekitar 100 kW. Laju perubahan suhu air terhadap waktu dianalisis melalui pendekatan regresi linier untuk memperoleh gradien dT/dt, yang selanjutnya digunakan dalam perhitungan daya reaktor berdasarkan kapasitas panas total air tangki reaktor. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa daya reaktor yang diperoleh dari masing-masing termometer berada pada nilai 102,41 kW, 101,44 kW, dan 102,44 kW, dengan selisih terhadap penunjukan instrumen masih berada dalam batas toleransi ±10%. Selisih nilai antar termometer relatif kecil, yang menunjukkan konsistensi hasil pengukuran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode kalorimetri non-stasioner masih layak dan andal digunakan sebagai metode verifikasi serta kalibrasi daya Reaktor Kartini pada tingkat daya rendah hingga menengah.

Fields of Study & Subjects

Nuclear reactor physics and engineering Nuclear Engineering Thermal-Hydraulics Nuclear and radioactivity studies

Publication details

Journal / source
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Publication date
18 January 2026
Language
ID
Document type
Preprint