Membingkai Ulang Pararaton: Kedewasaan Peradaban di Balik Tabir Kosmologi
Abstract
Artikel ini melakukan pembingkaian ulang terhadap Pararaton sebagai teks kosmologi politik pribumi yang canggih, sekaligus menyanggah klaim skeptis yang memandangnya sebagai rekayasa kolonial atau kronik sejarah yang cacat. Dengan mengintegrasikan analisis filologis terhadap bahasa Jawa Tengahan, perbandingan epigrafis dengan Prasasti Kudadu dan Waringin Pitu, serta penerapan teori mandala dan liminalitas, studi ini membuktikan bahwa struktur narasi Pararaton merupakan refleksi autentik atas kesadaran politik Majapahit akhir yang bersifat siklis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa elemen mitologis dan ambivalensi moral tokoh seperti Ken Arok bukanlah bentuk denigrasi terhadap peradaban Jawa, melainkan perangkat filosofis untuk menjelaskan transisi kekuasaan dan konsekuensi kosmik. Kajian ini menyimpulkan bahwa Pararaton adalah sebuah "teks ambang" yang ditulis oleh intelektual karesyan di lingkungan elite Jawa untuk merangkum memori kolektif peradaban di tengah transisi zaman.
Fields of Study & Subjects
Indian and Buddhist Studies
Classical Studies and Philology
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Publication details
- Journal / source
- Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
- Publication date
- 21 February 2026
- Language
- ID