PREDIKSI PRODUKSI MINYAK MENTAH DI AMERIKA SERIKAT MENGGUNAKAN REGRESI POLINOMIAL

Read full text
Authors: Muhammad Irsyad Ilham, Diyah Rosiani, Pradini Rahalintar
Cited by: 0

Abstract

Prediksi produksi minyak mentah merupakan aspek kritis dalam perencanaan energi nasional. Penelitian ini mengembangkan dan membandingkan 10 model regresi polinomial (derajat 1-10) untuk memprediksi produksi minyak mentah Amerika Serikat lima tahun ke depan (2025-2030). Data historis dari Januari 1920 hingga Juli 2025 (1.267 titik data) digunakan dengan chronological data splitting (80:20) untuk validasi model realistis. Evaluasi sistematis menggunakan RMSE, MAPE, dan R² menunjukkan model polinomial derajat 5 optimal dengan Test R²=0,307, Test RMSE=2.519,25, dan Test MAPE=20,00%, dengan overfitting gap terkontrol. Model ini memprediksi pertumbuhan produksi 53,04% (dari 11.861 menjadi 18.146 ribu barel/hari) selama lima tahun. Regresi polinomial derajat optimal memberikan keseimbangan baik antara akurasi training dan generalisasi testing, bisa digunakan untuk peramalan tren jangka panjang energi mineral. Namun, prediksi bersifat ekstrapolatif tanpa faktor fundamental (harga, kebijakan, dan faktor lainnya) yang dapat mengubah trajectory. Model dapat diintegrasikan dengan analisis fundamental untuk perencanaan infrastruktur energi yang lebih robust.

Fields of Study & Subjects

Global Energy and Sustainability Research Market Dynamics and Volatility Herbal Medicine and Trade Cooperation

Publication details

Journal / source
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral
Volume
5
Issue
1
Pages
1135–1141
Publication date
1 January 2026