Hubungan Kesadaran Kritis dengan Motivasi Melanjutkan Pendidikan S2 pada Mahasiswa Magister PAI UIN Sunan Kalijaga

Read full text
Authors: Ahmad Bayu Permana, Joko Kastiawan, Sibawaihi Sibawaihi, Sedya Santosa
Cited by: 0
References: 44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesadaran kritis dan motivasi melanjutkan pendidikan S2 pada mahasiswa semester 1 Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Kalijaga. Kesadaran kritis dipahami sebagai kemampuan reflektif-transformatif dalam membaca realitas sosial, sebagaimana dijelaskan dalam teori Critical Consciousness Paulo Freire dan pengembangan pemikiran Mazhab Frankfurt, sedangkan motivasi studi ditinjau berdasarkan teori Self-Determination Ryan & Deci yang mencakup aspek intrinsik dan ekstrinsik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 15 responden yang mengisi kuesioner skala Likert 1–5 melalui Google Form. Instrumen penelitian mencakup 12 item variabel kesadaran kritis dan 12 item variabel motivasi S2, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan korelasi item–total dan Cronbach’s Alpha. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman mengingat jumlah sampel yang kecil dan sifat data yang berskala ordinal. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara kesadaran kritis dan motivasi S2 (ρ = 0,673; p = 0,006), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kesadaran kritis mahasiswa, semakin kuat pula motivasi mereka untuk melanjutkan studi magister. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kesadaran kritis dalam pendidikan Islam sebagai basis pembentukan orientasi akademik dan keputusan studi lanjutan.

Fields of Study & Subjects

Higher Education Research Studies Educational Outcomes and Influences Doctoral Education Challenges and Solutions

Publication details

Journal / source
DIKSI Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Volume
7
Issue
1
Pages
165–180
Publication date
26 February 2026
Language
ID