Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Berbasis Inquiry Learning Menggunakan Aplikasi Capcut di SMA Negeri 1 Keluang

Read full text
Authors: Safira Oktaviani, Sani Safitri
Cited by: 0

Abstract

Rendahnya pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pembelajaran sejarah berdampak pada rendahnya pemahaman peserta didik. Terhusus terhadap materi masa praaksara pada Zaman Batu. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 10 peserta didik kelas X.4 SMA Negeri 1 Keluang yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, 90% peserta didik membutuhkan bahan ajar digital, sementara 79% guru masih menggunakan buku cetak dan hanya 5% memanfaatkan video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji kelayakan dan keefektifan video pembelajaran animasi berbasis inquiry learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model pengembangan Alessi dan Trollip yang meliputi tahap perencanaan, perancangan, dan pengembangan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X.4 SMA Negeri 1 Keluang. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan validasi ahli. Hasil uji coba menunjukkan respons peserta didik sebesar 85% dengan kategori sangat baik serta peningkatan hasil belajar dari 10 menjadi 25 peserta didik yang mencapai KKM. Validasi ahli menunjukkan media berada pada kategori valid hingga sangat valid. Dengan demikian, video pembelajaran animasi berbasis Inquiry Learning layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran sejarah di SMA.

Fields of Study & Subjects

Online Learning Methods and Innovations Educational Methods and Outcomes STEM Education

Publication details

Journal / source
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
Volume
6
Issue
1
Pages
157–169
Publication date
9 January 2026