Studi Eksplorasi Alasan Terbentuknya Perilaku Lelaki Seks Lelaki Sebagai Kelompok Risiko Tinggi HIV/AIDS pada LSL di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung

Read full text
Authors: Theophylia Melisa Manumara
Cited by: 0

Abstract

Latar Belakang: Lelaki seks lelaki (LSL) ialah perilaku hubungan seksual yang berlangsung antara lelaki dengan lelaki. Perilaku seksual LSL ini membuat LSL menjadi kelompok yang memiliki risiko tinggi terkena HIV AIDS. Perilaku seksual lelaki seks lelaki ini tentunya dipengaruhi baik oleh factor internal maupun eksternal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai penyebab terbantuknya perilaku lelaki seks lelaki pada LSL di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung. Metode: Metode penelitian ini menggunan metode kualitatif dengan cara in depth interveiew dengan informan penelitian yang berguna untuk dapat menganalisis lebih dalam terbentuknya perilaku lelaki seks lelaki. Penelitian ini dilakukan pada 5 informan. Hasil: Hasil wawancara didapatkan bahwa factor terbentuknya perilkaku seksual lelaki seks lelakiu yaitu factor kurangnya pengetahuan, ketidakpuasan pada pasangan, factor keinginan mencoba hal baru, factor keluarga, dan factor pergaulan. Kesimpulan: Menjadi seorang lelaki seks lelaki tentunya dipengaruhi oleh berbagai factor mulai dari factor internal dan factor eksternal. Penelitian ini diharapkan dapat membangun kedasaran dari tenaga kesehatan untuk mampu mengatasi penyebab terbentuknya perilaku lelaki seks lelaki ini sehingga dapat berdampak pada penurunan prevalensi penyakit HIV/AIDS.

Fields of Study & Subjects

HIV/AIDS Research and Interventions LGBTQ Health Identity and Policy HIV Drug Use Sexual Risk

Publication details

Journal / source
Khatulistiwa Nursing Journal
Volume
8
Issue
1
Pages
175–189
Publication date
31 January 2026
Language
ID