Strategi Politik Digital dalam Pemilihan Kepala Daerah (Studi Akun Tiktok Lucianty. Official Musi Banyuasin 2024)
Abstract
TikTok telah menjadi platform kampanye politik utama secara global, namun efektivitasnya kurang dieksplorasi bagi kandidat mantan koruptor di Pilkada kabupaten pedesaan Indonesia. Penelitian ini menganalisis strategi politik Lucianty, S.E. melalui TikTok pada Pilkada Musi Banyuasin 2024, di mana ia meraup 130.774 suara meskipun rekam jejak hukum. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis isi, purposive sampling menargetkan postingan berengagement tinggi dari @lucianty.official (13,9 ribu pengikut, 360,8 ribu likes) selama periode kampanye 22 September-23 November. Instrumen mencakup observasi partisipatif, screenshot, dan metrik engagement, dianalisis melalui model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan kerangka ofensif-defensif Schoder. Hasil menunjukkan strategi ofensif memperluas basis pemilih melalui kunjungan desa (Sri Damai: 35,8 ribu views) dan program MUBA SEHATI di 57 desa/kelurahan, sementara strategi defensif mempertahankan pendukung inti via konten religius dan acara masyarakat. Kesimpulannya, keberhasilan parsial recovery personal branding terhambat akses digital pedesaan (33,8% Gen Z) dan skeptisisme pasca-korupsi, menyarankan pendekatan hybrid online-offline bagi calon pedesaan.
Fields of Study & Subjects
Indonesian Election Politics and Participation
Social Media and Politics
Media and Digital Communication
Publication details
- Journal / source
- Jurnal ISO Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 12–12
- Publication date
- 28 January 2026
- Language
- ID