Perubahan Sosial Budaya Tradisi Ngaben Konvensional ke Ngaben Krematorium di Banjar Adat Penataran, Buleleng, Bali

Read full text
Authors: Kadek Putri, I.W. Mudana, Irwan Nur
Cited by: 0

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium serta untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium disebabkan oleh adanya dua faktor, yaitu (1) faktor internal yang meliputi adanya perubahan orientasi nilai budaya menjadi nilai praktis, adanya pertimbangan untuk melaksanakan upacara Ngaben yang efektif dan efisien, serta adanya keterbatasan finansial oleh masyarakat, dan (2) faktor eksternal yang meliputi adanya pengaruh media sosial, pengaruh migrasi, dan pengaruh globalisasi dan modernisasi. Adapun bentuk perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium dapat diklasifikasikan ke dalam dua bentuk, yaitu bentuk perubahan sosial budaya yang bersifat idealis dan perubahan sosial budaya yang bersifat materialis. Perubahan sosial budaya yang bersifat idealis dapat dilihat dari adanya perubahan nilai dan ideologi yang dianut oleh masyarakat, sedangkan perubahan sosial budaya yang bersifat materialis dapat dilihat berdasarkan pada perubahan sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan Ngaben di krematorium.

Fields of Study & Subjects

Cultural and Religious Practices in Indonesia Death Funerary Practices and Mourning Cultural and Artistic Studies

Publication details

Journal / source
Jurnal ISO Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora
Volume
6
Issue
2
Pages
11–11
Publication date
6 February 2026
Language
ID