PENGURUSAN PERPANJANGAN SHIP SANITATION CONTROL EXEMPTION CERTIFICATE (SSCEC) DAN MEDICINE CHEST PADA KANTOR KARANTINA KESEHATAN BATAM OLEH PT. PUTRA SAMUDERA INTI BATAM

Read full text
Authors: Eka Fransiska, Dina Rispianti, Irma Handayani, Nanda Ramadani
Cited by: 0

Abstract

Dalam makalah ini, penulis membahas tentang proses pengurusan perpanjangan perizinan pengendalian sanitasi kapal (SSCEC) dan perizinan kotak medis kapal (Medicine Chest). Kedua perizinan ini sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pelayaran internasional. SSCEC adalah sertifikat yang menunjukkan bahwa kapal telah diperiksa dan tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat. Sertifikat Medicine Chest juga menunjukkan ketersediaan dan kelayakan obat-obatan dan alat kesehatan di atas kapal. Kedua sertifikat ini berlaku selama enam bulan, dan mereka harus diperpanjang secara berkala. Proses perpanjangan melibatkan pengajuan permohonan melalui Sistem Informasi Kekarantinaan Kesehatan (Sinkarkes), pemeriksaan sanitasi oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), serta verifikasi kelengkapan dan kondisi peralatan medis di kapal. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji prosedur, tantangan, dan solusi dalam pengurusan perpanjangan kedua sertifikat tersebut, dengan fokus pada implementasi regulasi nasional dan internasional, serta peran koordinasi antara pemilik kapal, agen pelayaran, dan otoritas kesehatan pelabuhan. Penelitian makalah ini menggunakan metode penilitian Field Research (Metode Lapangan) dan Libary Research (Metode Perpustakaan). Hasil kajian diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan kepatuhan dalam proses perpanjangan sertifikat, guna mendukung pelayaran yang aman dan sehat.

Fields of Study & Subjects

Travel-related health issues Law logistics and international trade Healthcare Regulation

Publication details

Journal / source
Journal of Maritime and Education (JME)
Volume
8
Issue
1
Pages
24–27
Publication date
2 February 2026
Language
ID