Hubungan Pola Asuh Demokratis dan Self Compassion dengan Resiliensi Remaja Korban Bullying

Read full text
Authors: Alfi Inayatul Ulya, Fajar Kawuryan
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pola asuh demokratis (authoritative parenting) dan self-compassion dengan resiliensi pada remaja korban bullying. Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk beradaptasi secara positif dan bangkit dari pengalaman negatif, termasuk perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 75remaja berusia 15–21 tahun yang merupakan korban bullying, dipilih menggunakan teknik tryout terpakai. Data dikumpulkan menggunakan skala pola asuh demokratis, skala self compassion dan skala resiliensi. yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh demokratis dan self-compassion dengan resiliensi pada remaja korban bullying. Selain itu, pola asuh demokratis memiliki hubungan positif dengan resiliensi, demikian pula self-compassion menunjukkan hubungan positif dengan resiliensi.

Fields of Study & Subjects

Resilience and Mental Health Bullying Victimization and Aggression Psychosocial Factors Impacting Youth

Publication details

Journal / source
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
Volume
9
Issue
2
Pages
1892–1900
Publication date
3 February 2026