PEMETAAN KESEHATAN MENTAL PADA KARYAWAN ALIH DAYA DI PT. BINA TALENTA

Read full text
Authors: Andri Hadiansyah, Masni Erika Firmania, Siti Rahmawati, Nisrina Salwa Taima
Cited by: 0

Abstract

Kesehatan mental merupakan hal yang esensial dalam kehidupan seseorang, namun pada kenyataannya kesehatan mental merupakan masalah kesehatan utama di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi ini melatarbelakangi urgensi mencari alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental masyarakat, termasuk di dunia kerja, yaitu karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi kesehatan mental karyawan alih daya, karena memiliki tantangan yang lebih tinggi daripada karyawan tetap. Kesehatan mental yang dimaksud mencakup dua aspek [1]. Pertama, tekanan psikologis (psychological distress) terdiri dari anxiety, depression dan loss of behavioral/emotional control; dan kedua adalah kesejahteraan psikologis (psychological wellbeing) yang diukur dari general positive affect dan emotional ties. Data diperoleh menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui pendekatan descriptive-survey dengan skala Mental Health Inventory-38 (MHI-38) untuk mengukur kesehatan mental karyawan. Karyawan yang akan dilakukan pemetaan adalah karyawan alih daya dimana tenaga kerja berasal dari luar perusahaan atau pihak ketiga untuk mengerjakan pekerjaan tertentu/pekerjaan spesifik pada perusahaan lainnya.

Fields of Study & Subjects

Workplace Health and Well-being Health and Well-being Studies Occupational Health and Burnout

Publication details

Journal / source
Journal of Social and Economics Research
Volume
7
Issue
2
Pages
1636–1642
Publication date
30 January 2026
Language
ID