Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Klien Dengan Kehilangan

Read full text
Authors: Merry Pongdatu, Trianasari Trianasari, Ana S Bantara, Nur Cahaya, Suci Indah Nova Aulia, Ariel Prisetiawan, Ilvan Ilvan, Sahbila Zahra Rahmadani, Tika Aprilia, Hasri Hasri, Indar Selsiawati, Nosita Nosita
Cited by: 0
References: 9

Abstract

Kehilangan merupakan peristiwa kehidupan yang dapat memicu kecemasan signifikan, baik kehilangan orang terdekat, fungsi tubuh, peran sosial, maupun kondisi kesehatan. Kecemasan akibat kehilangan yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu kualitas hidup, memperlambat proses pemulihan, dan meningkatkan risiko gangguan psikologis. Oleh karena itu, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan dalam praktik keperawatan. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan menyintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas terapi relaksasi napas dalam dalam menurunkan tingkat kecemasan pada klien yang mengalami kehilangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan penelusuran artikel melalui database PubMed dan Google Scholar. Artikel yang diseleksi merupakan publikasi lima tahun terakhir (2020–2025), berstatus akses terbuka, dan ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan meliputi kecemasan, kehilangan, dan relaksasi napas dalam. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa terapi relaksasi napas dalam secara konsisten menurunkan tingkat kecemasan pada berbagai populasi yang mengalami kondisi terkait kehilangan, seperti kehilangan kesehatan, fungsi tubuh, dan rasa aman menjelang tindakan medis. Intervensi ini bekerja melalui mekanisme fisiologis dengan meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis serta mekanisme psikologis melalui peningkatan kontrol diri dan ketenangan emosional. Kombinasi relaksasi napas dalam dengan pendekatan psikospiritual atau teknik relaksasi lain menunjukkan hasil yang lebih optimal. Kesimpulan: Terapi relaksasi napas dalam terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan pada klien yang mengalami kehilangan dan direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan berkelanjutan dalam manajemen kecemasan

Fields of Study & Subjects

Grief Bereavement and Mental Health Religion Spirituality and Psychology Music Therapy and Health

Publication details

Journal / source
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Volume
5
Issue
1
Pages
230–238
Publication date
1 January 2026
Language
ID