Hubungan Kadar Interleukin 6 (IL-6) dengan Derajat Aktivitas Penyakit (SLEDAI-2K) dan Manifestasi Kerusakan Renal-Non-Renal Penderita Lupus Eritematosus Sistemik

Read full text
Authors: Yesanopa Sianturi, Deske Muhadi Rangkuti, Andi Raga Ginting
Cited by: 0

Abstract

Pendahuluan: Lupus eritematosus sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun kronis yang bersifat heterogen dan kompleks. Beberapa penelitian mengaitkan kadar interleukin 6 (IL-6) dan LES. Penelitian ini mencari hubungan kadar IL-6 terhadap derajat aktivitas penyakitdan manifestasi kerusakan renal-non-renal pada LES. Metode: Penelitian retrospektif cross-sectional pada 67 orang terdiagnosis LES berdasarkan kriteria SLICC 2012/ACR EULAR 2019 minimal 6 bulan di Poliklinik Reumatologi RS Adam Malik selama bulan Juni hinggaAgustus 2023 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penilaian manifestasi kerusakan renal-non-renal menggunakan SLICC damage index-SDI score dan derajat aktivitas penyakit diukur menggunakan SLEDAI-2K. Hasil: Median kadar IL-6 tertinggi dengan nilai 87,32 pg/mL didapat pada kelompok pasien remisi, sedangkan median kadar IL-6 terendah dengan nilai 46,05 pg/mL didapatpada pasien derajat ringan. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara kadar IL-6 dan derajat aktivitas penyakit LES (p = 0,158). Nilai median interleukin-6 kelompok subjek dengan kerusakan renal adalah 71,95 pg/mL, pada kelompok subjek dengan kerusakan nonrenal adalah 53,05 pg/mL. Terdapat hubungan signifikan antara kadar interleukin-6 dan kerusakan renal pada pasien SLE (p = 0,045). Simpulan: Tidak ditemukan hubungan antara kadar IL-6 dan derajat aktivitas penyakit (p = 0,158), namun terdapat hubungan signifikan antara kadar IL-6 dan kerusakan renal (p = 0,045).

Fields of Study & Subjects

Systemic Lupus Erythematosus Research Systemic Sclerosis and Related Diseases Vasculitis and related conditions

Publication details

Journal / source
Cermin Dunia Kedokteran
Volume
53
Issue
01
Pages
6–11
Publication date
6 January 2026