Manajemen Perioperatif pada Pasien Hamil

Read full text
Authors: Karnissa Rizkia, Hikmatiar
Cited by: 0
References: 14

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan membawa perubahan fisiologis signifikan pada sistem kardiovaskular, respirasi, hematologi, gastrointestinal, renal, dan endokrin yang memengaruhi manajemen anestesi serta keamanan ibu dan janin. Metode: Tinjauan literatur ini bertujuan merangkum praktik terbaik manajemen perioperatif pada pasien hamil yang menjalani pembedahan. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed Central dan Google Scholar untuk publikasi tahun 2020–2025. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa evaluasi praoperatif perlu menekankan risiko aspirasi, tromboemboli, dan kesulitan jalan napas, serta pemilihan waktu pembedahan yang optimal. Manajemen intraoperatif difokuskan pada posisi lateral untuk mencegah kompresi aortokaval, pemantauan hemodinamik ketat, serta titrasi obat anestesi yang lebih rendah sesuai perubahan kebutuhan selama kehamilan. Neuraksial anestesi direkomendasikan sebagai pilihan utama pada seksio sesarea karena keamanan dan efektivitasnya, sementara anestesi umum memiliki risiko lebih tinggi terhadap morbiditas maternal dan neonatal. Manajemen pascaoperasi meliputi pemberian analgesik, mobilisasi dini, serta monitoring kondisi ibu dan janin. Kesimpulan: Menegaskan bahwa manajemen perioperatif pada pasien hamil harus melibatkan multidisiplin dan bersifat individual untuk meminimalkan komplikasi dan meningkatkan luaran ibu dan janin.

Fields of Study & Subjects

Anesthesia and Pain Management Maternal and Perinatal Health Interventions Anesthesia and Sedative Agents

Publication details

Journal / source
Majalah Anestesia & Critical Care
Volume
44
Issue
1
Pages
83–95
Publication date
27 February 2026
Language
ID