Pengaruh Persepsi Kesehatan Mental dan Efektivitas Bimbingan Konseling Terhadap Sikap Mahasiswa Dalam Menanggapi Kasus Bunuh Diri di Perguruan Tinggi

Read full text
Authors: Yefi Ardyanti, Teti Ratnawullan, Ayi Najmul_Hidayat
Cited by: 0

Abstract

Bunuh diri di kalangan mahasiswa merupakan isu serius yang bersifat kompleks dan multidimensional, dengan faktor internal seperti kesehatan mental serta faktor eksternal seperti tekanan akademik dan minimnya layanan psikologis kampus sebagai kontributor utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi terhadap kesehatan mental dan efektivitas fungsi Bimbingan dan Konseling terhadap sikap mahasiswa dalam merespons kasus bunuh diri di perguruan tinggi. Pendekatan kuantitatif eksplanatif digunakan dengan melibatkan 128 responden mahasiswa. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.2.9. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Model struktural menunjukkan nilai R² sebesar 0,842 dan Q² sebesar 0,501, menandakan daya prediksi model yang sangat baik. Uji hipotesis menunjukkan bahwa baik persepsi terhadap kesehatan mental (β = 0,567; p < 0,001) maupun fungsi Bimbingan dan Konseling (β = 0,515; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya peran sistem pendukung psikologis kampus dan literasi kesehatan mental dalam upaya pencegahan bunuh diri. Disarankan agar pihak perguruan tinggi memperkuat fungsi Bimbingan dan Konseling dan mengintegrasikan program edukatif yang mendorong kesadaran kesehatan mental di kalangan mahasiswa.

Fields of Study & Subjects

Student Stress and Coping Mental Health and Well-being Adolescent Health and Behaviors

Publication details

Journal / source
Jurnal Pendidikan Educandum
Volume
6
Issue
1
Pages
21–35
Publication date
1 January 2026