Implementasi Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment untuk Meminimalisir Bullwhip Effect pada Produk Coffee

Read full text
Authors: Tri Wulandari Ningsih, Ratna Agil Apriani, Elisa Kusrini
Cited by: 0

Abstract

Orbit Coffee saat ini seringkali mengalami overstock serta ketidakefisienan dalam pengelolaan persediaan dikarenakan kondisi demand yang tidak menentu sehingga terdapat gap antara permintaan dan penjualan pada periode Juli 2023–Juni 2024. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan bullwhip effect pada rantai pasok produk Orbit Coffee melalui penerapan Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment (CPFR). Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa catatan penjualan dan pemesanan untuk melakukan analisis forecasting dengan beberapa metode, yaitu Center Moving Average, Weight Moving Average, Exponential Smoothing, dan Regresi Linear. Hasil evaluasi berdasarkan indikator MAD, MSE, dan MAPE menunjukkan bahwa metode Center Moving Average merupakan pendekatan terbaik dengan tingkat konsistensi yang baik. Dengan metode ini diperoleh nilai safety stock sebesar 8 unit dan reorder point sebesar 11 unit. Berdasarkan hasil perhitungan bullwhip effect menunjukkan adanya penurunan signifikan dari 1,53 menjadi 0,9 setelah penerapan CPFR. Temuan ini membuktikan bahwa CPFR efektif dalam meningkatkan koordinasi antar entitas rantai pasok, mengurangi variabilitas permintaan, serta meningkatkan keandalan perencanaan persediaan.

Fields of Study & Subjects

Forecasting Techniques and Applications Management and Optimization Techniques Supply Chain and Inventory Management

Publication details

Journal / source
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Volume
5
Issue
1
Pages
1–9
Publication date
1 January 2026