Peningkatan Manajemen Risiko K3 Di Industri Kimia: Pendekatan Terpadu HIRARC Dan HAZOP Pada Produksi STPP
Abstract
Penelitian ini bertujuan menerapkan integrasi dua metodologi analisis risiko – HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) dan HAZOP (Hazard and Operability Study) – pada lini produksi Sodium Tripolyphosphate (STPP) di PT XYZ. Dalam skema tersebut, HIRARC menilai bahaya dan risiko pada setiap aktivitas kerja (macro risk) melalui parameter Likelihood dan Severity, sedangkan HAZOP menelaah deviasi proses dan akar penyebabnya (micro risk) di node proses utama (unit pencampuran, rotary kiln, unit pendingin, dan penyimpanan). Hasil integrasi HIRARC–HAZOP menunjukkan profil risiko yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan tunggal. Dari 12 aktivitas kerja yang dianalisis, 4 di antaranya tergolong risiko tinggi, 5 sedang, dan 3 rendah. Analisis HAZOP mengidentifikasi 9 deviasi kritis (contohnya: suhu operasi melebihi set point, ventilasi lokal tidak memadai, personel tak berwenang di jalur forklift, serta indikasi korsleting listrik). Rekomendasi praktis mencakup penerapan interlock ventilasi–agitator di unit pencampuran, penambahan alarm suhu SIL2 pada rotary kiln, segregasi jalur forklift–pejalan kaki dengan kontrol akses, peningkatan program permit-to-work dan LOTO, serta peningkatan housekeeping dan penandaan visual area operasi. Dengan demikian, integrasi HIRARC–HAZOP menghasilkan pemetaan risiko K3 yang lebih holistik serta pengendalian yang lebih presisi untuk menurunkan probabilitas dan dampak insiden produksi STPP.
Fields of Study & Subjects
Occupational Health and Safety Management
Management and Optimization Techniques
Herbal Medicine and Trade Cooperation
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
- Volume
- 2
- Issue
- I
- Pages
- 73–80
- Publication date
- 1 January 2026