Analisis Kinerja Mesin Departemen Amonia Menggunakan Metode OEE dan Fuzzy FMEA Pada Kegagalan Berdampak Tinggi di Produsen Pupuk
Abstract
PT. X tergolong sebagai entitas produsen pupuk berskala nasional yang memiliki permasalahan pada performa mesin seperti kerusakan pada mesin Blackout, LG SOHT 103J, 101J trip FALL 1003, dan Bocoran Line HS. Penelitian ini untuk mengembalikan efektivitas mesin yang lebih baik menggunakan metode OEE dan Fuzzy FMEA, perusahaan belum ada analisis sistematis yang menentukan akar penyebab dan dampak kegagalan tersebut. Hasil yang didapatkan yaitu rata-rata nilai OEE sebesar 75,90%, dimana hasil OEE belum memenuhi standar idealnya sebesar 85%. Selain itu didapat nilai FRPN tertinggi sebesar 253.5 pada Blackout, 101J trip FALL 1003 sebesar 153.5, Bocoran Line HS sebesar 153.5, dan terkecil LG SOHT 103J sebesar 53.5, temuan ini menegasakan dominasi kegagalan berdampak tinggi dalam sistem produksi Amonia kontinu. Dari hasil tersebut diberikan perbaikan penjadwalan priventive maintenance dan pemantauan rutin sehingga diharapkan setelah implementasi didapatkan risiko kerusakan menurun, operasi mesin stabil, dan keamanan kerja meningkat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan FMEA berbasis Fuzzy pada proses industri berisiko tinggi, serta kontribusi mendukung keputusan pemeliharaan pada industri pupuk.
Fields of Study & Subjects
Management and Optimization Techniques
Occupational Health and Safety Management
Herbal Medicine and Trade Cooperation
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
- Volume
- 5
- Issue
- 1
- Pages
- 238–247
- Publication date
- 6 January 2026