Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua Dengan Risiko Keterlambatan Perkembangan Bahasa Pada Anak

View at publisher
Authors: FIRDA DAMBA AYU
Cited by: 0

Abstract

ABSTRAK Keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah merupakan masalah serius yang berdampak pada aspek kognitif, sosial, dan emosional anak, sehingga anak cenderung mengalami hambatan dalam berinteraksi, mengekspresikan diri, dan beradaptasi di lingkungan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola komunikasi orang tua dengan resiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usia pra sekolah. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak prasekolah usia 3-5 tahun di PAUD/TK Islam Budi Mulia Padang dengan jumlah sampel sebesar 46 siswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Dengan menggunakan lembar observasi Denver Development Screening Test (DDST) untuk mengukur perkembangan bahasa responden. Analisa data dilakukan dengan uji Chi square dengan tingkat signifikansi(p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola komunikasi yang demokratis dan tidak beresiko dengan keterlambatan perkembangan bahasa sejumlah 29 responden (96,7%), sebagian kecil responden memiliki pola komunikasi yang otoriter dan permisif dan tidak beresiko dengan perkembangan bahasa sejumlah 2 responden (6,2%). Hasil uji Chi square didapatkan nilai p-value adalah 0,001 (p < 0,05), dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pola komunikasi orang tua dengan resiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usi pra sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi tambahan untuk penelitian selanjutnya. Disarankan kepada pihak PAUD/TK dan orang tua agar dapat meningkatkan stimulasi berbahasa anak sejak dini.

Fields of Study & Subjects

Language Development and Disorders Child and Adolescent Psychosocial and Emotional Development Infant Development and Preterm Care

Publication details

Journal / source
Jurnal Amanah Kesehatan
Volume
7
Issue
2
Pages
39–48
Publication date
26 January 2026