LAMANYA MENJALANI HEMODIALISA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA
Abstract
Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi hemodialisa jangka panjang. Terapi ini tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga menimbulkan berbagai tekanan psikologis, salah satunya adalah kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi hemodialisa dengan tingkat kecemasan pada pasien GGK yang menjalani terapi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 49 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale, yang digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan pasien. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji chi-square untuk menilaii hubungan antara lamanya menjalani hemodialisa dan tingkat kecemasan yang dialami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi hemodialisa dan tingkat kecemasan pasien (nilai p-value= 0,001; p < 0,05). Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan upaya edukasi serta dukungan psikologis secara khusus kepada pasien pada tahap awal terapi dengan harapan dapat meringankan kecemasan, mempercepat adaptasi pasien, dan meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur pengobatan jangka panjang.
Fields of Study & Subjects
Dialysis and Renal Disease Management
Nursing care and research
COVID-19 and Mental Health
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Amanah Kesehatan
- Volume
- 7
- Issue
- 2
- Pages
- 34–38
- Publication date
- 25 January 2026