Perbandingan Akurasi Diagnostik PHQ-2 dan PHQ-9 sebagai Instrumen Skrining Depresi di Layanan Primer: Systematic Literature Review

Read full text
Authors: Moch. Tabriz Azenta, Burhanudin Ichsan, Shalsa Difa Permatasari, Nabila Mutia Salsabila, Nabila Humaira, Chevalerie Daffa Prawito, Natasya Pramono
Cited by: 0
References: 29

Abstract

Deteksi dini depresi di layanan primer membutuhkan instrumen skrining yang akurat sekaligus praktis. Tinjauan sistematis ini membandingkan akurasi diagnostik Patient Health Questionnaire-2 (PHQ-2) dan PHQ-9 untuk skrining depresi. Pencarian dilakukan di Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci terkait (publikasi 2020-2025). Seleksi menggunakan alur PRISMA dengan kriteria inklusi studi komparatif pada dewasa di layanan primer. Lima studi (6.500 subjek) dari berbagai populasi memenuhi kriteria. PHQ-9 menunjukkan sensitivitas lebih tinggi (0,88-0,90) dibandingkan PHQ-2 (0,75-0,80), dengan spesifisitas masing-masing 0,85 dan 0,78. PHQ-2 efektif untuk skrining awal dengan administrasi lebih cepat, sedangkan PHQ-9 memberikan evaluasi komprehensif untuk diagnosis definitif. Pendekatan bertingkat mengoptimalkan deteksi dini dengan menggunakan PHQ-2 sebagai skrining awal dilanjutkan PHQ-9 untuk evaluasi mendalam. Disarankan menggunakan pendekatan dua tahap (two-step screening): PHQ-2 untuk skrining cepat semua pasien, lalu lanjutkan PHQ-9 pada hasil positif untuk konfirmasi.

Fields of Study & Subjects

Mental Health Treatment and Access Anxiety Depression Psychometrics Treatment Cognitive Processes Treatment of Major Depression

Publication details

Journal / source
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat
Volume
4
Issue
3
Pages
316–324
Publication date
8 February 2026
Language
ID