Efektivitas Dekompresi Minimal Invasif Versus Dekompresi Terbuka pada Stenosis Spinal Lumbal: Tinjauan Sistematis Literatur

Read full text
Authors: Ardian Riza, Noverial, Muhammad Pramana Khalilul Harmi, Mutia Sari, Mustafa Kamal, Rahmi Yetti
Cited by: 0

Abstract

Latar Belakang: Teknik dekompresi minimal invasif (MIS) kini menjadi pilihan populer dalam penanganan stenosis spinal lumbal (LSS). Namun, banyak literatur kontemporer secara tidak tepat menyebut prosedur MIS—seperti laminotomi mikroskopik dengan tubular retractor—sebagai “laminectomy terbuka”, sehingga menciptakan ilusi perbandingan yang menyesatkan. Tujuan Penelitian: Menilai efektivitas klinis MIS dibandingkan laminectomy terbuka konvensional, yang secara operasional didefinisikan sebagai prosedur dengan insisi midline ≥4 cm, diseksi periosteal otot paraspinal, dan tanpa bantuan alat tubular atau endoskopi. Metode: Tinjauan sistematis ini mengikuti panduan PRISMA 2020. Pencarian dilakukan di PubMed, Scopus, dan Embase hingga Desember 2025. Hanya studi yang benar-benar membandingkan MIS dengan laminectomy terbuka sesuai definisi ketat yang dimasukkan. Risiko bias dinilai menggunakan ROBINS-I. Hasil: Dari 3.695 catatan, hanya satu studi (Nerland et al., 2015; n=885) yang memenuhi kriteria inklusi [1]. Studi ini menunjukkan bahwa MIS setara secara fungsional dengan laminectomy terbuka (selisih rata-rata ODI: 1,3 poin; batas ekivalensi = 8 poin; p

Fields of Study & Subjects

Spine and Intervertebral Disc Pathology Cervical and Thoracic Myelopathy Scoliosis diagnosis and treatment

Publication details

Journal / source
Scientific Journal
Volume
5
Issue
2
Publication date
3 March 2026
Language
ID