GUNUNG DAN RUANG HIJAU: PRAKTIK SOSIAL KEAGAMAAN PENDAKI DALAM PELESTARIAN EKOLOGI DI GUNUNG BUTHAK

Read full text
Authors: Irjani Setyo Nahrowi
Cited by: 0
References: 2

Abstract

Penelitian ini dilatarabelakangi oleh aktivitas pendakian dalam menjaga kelestarian gunung sebagai ruang hijau yang menopang keseimbangan ekologis di Gunung Buthak. Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui praktik sosial keagamaan pendaki dalam pelestarian ekologi di Gunung Buthak, serta bentuk habitusi pendaki dalam pelestarian ekologi di Gunung Buthak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pastispan dan wawancara semi terstruktur dengan pendaki, pengelola maupun masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sosial keagamaan seperti membaca doa sebelum mendaki, menjaga kebersihan lingkungan, serta menunjukkan rasa hormat terhadap alam merupakan bagian dari tindakan ekologis yang berbasis spiritualitas. Praktik ini tidak hanya bersifat individual, tetapi juga membentuk kebiasaan kolektif (habitus) dalam komunitas pendaki. Habitus ini lahir dari kombinasi antara nilai agama, pengalaman mendaki, dan kesadaran sosial ekologis yang terbentuk secara terusmenerus. Penelitian ini merekomendasikan penguatan nilai keagamaan dalam aktivitas pendakian sebagai bagian dari strategi pelestarian lingkungan berbasis budaya dan spiritualitas yang berkelanjutan.

Fields of Study & Subjects

Religion Ecology and Ethics Religious Tourism and Spaces Cultural and Religious Practices in Indonesia

Publication details

Journal / source
Solidarity Journal of Social Humanitarian and Interfaith Research
Volume
1
Issue
01
Pages
1–12
Publication date
27 January 2026
Language
ID