Analisis Kinerja Simpang Empat Tak Bersinyal Dengan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (Studi Kasus : Jl. DR.Sutomo, Jl. Lintas Utama Sumatera, dan Jl. Letkol Rusman Effendy Bustan, Kota Baturaja)
Abstract
Simpang empat tak bersinyal memiliki peran penting dalam mengatur pergerakan lalu lintas, namun sering menimbulkan permasalahan ketika volume kendaraan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang empat tak bersinyal di Simpang Jalan DR. Sutomo, Jalan Lintas Utama Sumatera, dan Jalan Letkol Rusman Effendy Bustan, Kota Baturaja, dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui survei selama tiga hari dengan pengamatan pada jam puncak pagi pukul 07.00-09.00 Wib, siang pukul 12.00-14.00 Wib, dan sore pukul 16.00-18.00 Wib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin pukul 08.30–08.45 WIB dengan Qtot = 2.932 SMP/jam dan kapasitas simpang C = 3.446 SMP/jam. Perhitungan kinerja simpang menghasilkan derajat kejenuhan (DJ) = 0,85, tundaan rata-rata = 14,57 detik/SMP, dan peluang antrean berkisar 29%–57%. Berdasarkan kriteria PKJI 2023, simpang ini termasuk dalam Tingkat Pelayanan E Situasi ini menunjukkan bahwa kinerja simpang berada pada kondisi kritis dan tidak stabil.
Fields of Study & Subjects
Traffic control and management
Transportation Systems and Logistics
Transportation Planning and Optimization
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Teknik Sipil
- Volume
- 19
- Issue
- 1
- Pages
- 31–41
- Publication date
- 14 July 2026
- Language
- EN