Kajian Citra Kota Bandar Lampung Berdasarkan Peta Kognitif Pengamat
Abstract
Perkembangan kota-kota berkembang di Indonesia ditandai oleh dinamika pertumbuhan fisik, peningkatan mobilitas, serta intensifikasi aktivitas sosial dan ekonomi yang sering kali berdampak pada perubahan citra dan keterbacaan ruang kota. Kota Bandar Lampung, sebagai ibu kota Provinsi Lampung dan gerbang utama Pulau Sumatera, mengalami kondisi tersebut seiring pesatnya perkembangan kawasan pusat kota dan perluasan wilayah permukiman ke arah pinggiran. Ketimpangan penguatan elemen visual dan ruang publik antar kawasan berpotensi menimbulkan fragmentasi citra kota, sehingga persepsi masyarakat terhadap struktur dan identitas ruang cenderung terpusat pada area tertentu saja. Dalam konteks ini, pemahaman mengenai bagaimana pengguna kota memaknai, mengingat, dan merepresentasikan ruang perkotaan menjadi penting untuk mengungkap pembentukan citra Kota Bandar Lampung secara menyeluruh. Pendekatan cognitive mapping dipandang relevan karena mampu menangkap persepsi spasial, pengalaman visual, serta makna simbolik yang terbentuk melalui interaksisehari-hari masyarakat dengan lingkungannya. Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini mengkaji citra Kota Bandar Lampung berdasarkan persepsi pengamat untuk mengidentifikasi elemen-elemen ruang yang dominan, sekaligus memahami hubungan antara struktur fisik kota, pengalaman sosial, dan pembentukan identitas perkotaan.
Fields of Study & Subjects
Urban Design and Spatial Analysis
Urban Development and Cultural Heritage
Architectural and Urban Studies
Publication details
- Journal / source
- SARGA Journal of Architecture and Urbanism
- Volume
- 20
- Issue
- 1
- Pages
- 144–157
- Publication date
- 10 February 2026
- Language
- ID