Determinan Faktor Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Lembang Tahun 2025
Abstract
Latar Belakang Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dan eritrosit lebih rendah dari normal. Pada pria, hemoglobin normal adalah 14-18gr% dan eritrosit 4,5-5,5 jt/mm3. Sedangkan pada wanita, hemoglobin normal adalah 12-16gr% dengan eritrosit 3,5-4,5 jt/mm3.14. Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Kadar hemoglobin normal umumnya berbeda pada laki-laki dan perempuan. Untuk pria, anemia biasanya didefinisikan sebagai kadar hemoglobin kurang dari 13,5 gram/100ml dan pada wanita hemoglobin kurang dari 12,0 gram/100 ml (Nasution et al., 2020). Untuk memastikan apakah seseorang menderita anemia atau kekurangan gizi besi perlu dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Anemia didiagnosis dengan pemeriksaan kadar Hb dalam darah, sedangkan anemia defisiensi gizi besi perlu dilakukan pemeriksaan tambahan seperti Serum Ferritin dan CRP (Wandasari, 2022), Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Lembang, Metode : Jenis penelitian ini adalah metode analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Studi analitik korelasi adalah teknik yang digunakan untuk menganalisis hubungan variabel independent dan dependent, Hasil : Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value 0.033 (
Fields of Study & Subjects
Iron Metabolism and Disorders
Public Health and Nutrition
Maternal and Neonatal Healthcare
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan
- Volume
- 9
- Issue
- 1
- Pages
- 135–144
- Publication date
- 30 January 2026
- Language
- ID