PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI YAYASAN PELITA JIWA INSANI

Read full text
Authors: Daulat Tuanku Muhammad Jana, Mico Septa Mitra
Cited by: 0

Abstract

Gangguan jiwa, sebagaimana didefinisikan sebagai disfungsi dalam domain pikiran, kemauan, emosi, dan perilaku, telah menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Etiologinya kompleks, sering kali berakar pada tekanan psikososial yang bersumber dari dinamika internal individu maupun tuntutan eksternal lingkungan. Kesehatan jiwa sendiri dipahami sebagai kondisi di mana individu mampu menikmati kehidupan, menjaga keseimbangan dalam berbagai aktivitas, mengatasi stres dengan mekanisme koping yang adaptif, serta berperilaku secara wajar sesuai norma sosial-budaya setempat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengalami penelantaran, yang secara dominan dipicu oleh keterbatasan pengetahuan keluarga dalam merawat, stigma yang melekat, serta hambatan struktural seperti keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan jiwa akibat faktor ekonomi, distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, dan rendahnya literasi kesehatan jiwa. Kondisi ini mengakibatkan banyak ODGJ tidak mendapatkan intervensi yang tepat waktu dan berkelanjutan. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, layanan rehabilitasi sosial menempati posisi kritis dalam pemulihan fungsi sosial ODGJ. Penelitian yang dilakukan di Yayasan Pelita Jiwa Insani mengonfirmasi efektivitas pendekatan ini. Hasil penelitian secara deskriptif mendokumentasikan adanya transformasi perilaku yang signifikan pada klien sebelum dan setelah mengikuti program rehabilitasi sosial yang diimplementasikan oleh yayasan tersebut. Proses layanan yang holistik dan integratif di institusi ini berperan sentral dalam memfasilitasi perubahan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi rehabilitasi sosial yang mencakup pelatihan keterampilan hidup, dukungan psikososial, dan reintegrasi sosial tidak hanya menangani gejala tetapi secara substantif memperbaiki kapasitas fungsional dan kualitas hidup ODGJ. Dengan demikian, studi ini memperkuat argumen bahwa upaya penanganan gangguan jiwa di Indonesia memerlukan kolaborasi sinergis antara layanan klinis kesehatan jiwa dan program rehabilitasi sosial yang berkelanjutan untuk mencapai pemulihan yang optimal dan berkelanjutan

Fields of Study & Subjects

Psychiatric care and mental health services Historical Psychiatry and Medical Practices Family Caregiving in Mental Illness

Publication details

Journal / source
Jurnal Keperawatan dan Kebidanan
Volume
18
Issue
1
Pages
33–51
Publication date
6 February 2026
Language
ID