Relevansi Konsep Insan Kamil dengan Tujuan Pendidikan Islam di Tengah Perubahan Sosial Modern
Abstract
Perubahan sosial kontemporer ditandai oleh digitalisasi, konektivitas, dan tuntutan kompetensi global mendesak sistem pendidikan Islam untuk meninjau kembali tujuan dasarnya agar tetap relevan secara moral, intelektual, dan sosial. Penelitian ini bertujuan memetakan relevansi operasional konsep Insan Kamil yang berakar pada tasawuf Ibn ‘Arabī dan al-Jīlī dengan rumusan tujuan pendidikan Islam di tengah dinamika perubahan sosial modern Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), berfokus pada analisis konseptual dan filosofis terhadap sumber primer dan sekunder. Hasil temuan menegaskan bahwa Insan Kamil berfungsi sebagai matriks normatif dan operasional yang mengharmonikan dimensi intelektual, moral (adab/akhlaq), dan kemasyarakatan (‘amal) dalam kerangka tauhid. Konsep ini menuntut integrasi wahyu, akal, dan pengalaman, sehingga kualitas Ilahi tercermin dalam karakter dan praktik sosial. Secara praksis, hal ini meniscayakan empat poros: integrasi ilmu berbasis tauhid, pembentukan adab sebagai inti, tazkiyah dan tahqīq sebagai metode, serta etika kekhalifahan di ekologi digital. Kesimpulannya, Insan Kamil memberikan orientasi yang mampu menjawab krisis adab dan fragmentasi ilmu, serta membentuk profil lulusan yang kritis, beretika, dan berdaya cipta dalam masyarakat plural.
Fields of Study & Subjects
Education and Character Development
Education
Technology
and Economics
Qur’anic Interpretation Studies
Publication details
- Journal / source
- PESHUM Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora
- Publisher
- CV Ulil Albab Corp
- Volume
- 5
- Issue
- 2
- Pages
- 3354–3365
- Publication date
- 20 February 2026