Relevansi Konsep Insan Kamil dengan Tujuan Pendidikan Islam di Tengah Perubahan Sosial Modern

Read full text
Authors: Allifatur Rohma, Khodijah Amatulloh Sholihat, Yanti Yuniarti, Mohammad Solihin, Rifqi Khairul Anam
Cited by: 1

Abstract

Perubahan sosial kontemporer ditandai oleh digitalisasi, konektivitas, dan tuntutan kompetensi global mendesak sistem pendidikan Islam untuk meninjau kembali tujuan dasarnya agar tetap relevan secara moral, intelektual, dan sosial. Penelitian ini bertujuan memetakan relevansi operasional konsep Insan Kamil yang berakar pada tasawuf Ibn ‘Arabī dan al-Jīlī dengan rumusan tujuan pendidikan Islam di tengah dinamika perubahan sosial modern Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), berfokus pada analisis konseptual dan filosofis terhadap sumber primer dan sekunder. Hasil temuan menegaskan bahwa Insan Kamil berfungsi sebagai matriks normatif dan operasional yang mengharmonikan dimensi intelektual, moral (adab/akhlaq), dan kemasyarakatan (‘amal) dalam kerangka tauhid. Konsep ini menuntut integrasi wahyu, akal, dan pengalaman, sehingga kualitas Ilahi tercermin dalam karakter dan praktik sosial. Secara praksis, hal ini meniscayakan empat poros: integrasi ilmu berbasis tauhid, pembentukan adab sebagai inti, tazkiyah dan tahqīq sebagai metode, serta etika kekhalifahan di ekologi digital. Kesimpulannya, Insan Kamil memberikan orientasi yang mampu menjawab krisis adab dan fragmentasi ilmu, serta membentuk profil lulusan yang kritis, beretika, dan berdaya cipta dalam masyarakat plural.

Fields of Study & Subjects

Education and Character Development Education Technology and Economics Qur’anic Interpretation Studies

Publication details

Journal / source
PESHUM Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora
Publisher
CV Ulil Albab Corp
Volume
5
Issue
2
Pages
3354–3365
Publication date
20 February 2026