Intervensi senam hipertensi dalam asuhan keperawatan keluarga dengan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif

Read full text
Authors: Nguri Dwi Prasetyo, Zubaida Rohmawati, Suratini Suratini
Cited by: 0

Abstract

Background: Hypertension, or high blood pressure, is a blood vessel disorder that impedes the blood's delivery of oxygen and nutrients to the body's tissues that need them. The incidence of hypertension increases with age. Purpose: To understand how to manage hypertension exercises. Method: A qualitative approach using descriptive case studies through assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation of geriatric nursing care using interview, observation, and documentation techniques. One intervention that can be implemented to diagnose ineffective family health management is hypertension exercises. Hypertension exercises aim to help increase blood flow and oxygen supply to muscles, particularly the heart muscle, thereby reducing blood pressure in hypertensive patients. Results: The assessment showed that Mr. P had a history of hypertension, did not utilize health facilities properly, did not have regular check-ups, had not taken hypertension medication for the past 3 months, and was unaware of non-pharmacological hypertension exercise management. After performing hypertension exercises, Mr. P's blood pressure decreased to 130/86 mmHg from 148/85 mmHg. Conclusion: Mr. P stated that he was aware of hypertension and could practice hypertension exercises twice a week. Keywords: Hypertension Exercise Intervention; Ineffective Family Health Management. Pendahuluan: Hipertensi atau penyakit darah tinggi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Insiden hipertensi meningkat seiring dengan pertambahan umur. Tujuan: Untuk memahami cara mengatasi senam hipertensi. Metode: Pendekatan kualitatif dengan studi kasus deskriptif melalui pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi asuhan keperawatan gerontik dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Intervensi yang bisa dilakukan untuk diagnosa manajemen kesehatan keluarga tidak efektif salah satunya yaitu senam hipertensi. Senam hipertensi bertujuan membantu meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke otot-otot, khususnya otot jantung, sehingga dapat mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi. Hasil: Pengkajian menunjukkan bahwa Tn.P memiliki riwayat hipertensi, tidak menggunakan faskes dengan baik, tidak kontrol rutin, tidak mengkonsumsi obat hipertensi selama 3 bulan terakhir dan Tn.P belum mengetahui penangan secara non farmakologi senam hipertensi untuk menurunkan hipertensi. Setelah dilakukan senam hipertensi pada Tn. P terdapat penurunan tekanan darah menjadi 130/86 mmHg dari 148/85 mmHg. Simpulan: Tn.P mengatakan sudah mengetahui terkait dengan hipertensi dan dapat mempraktikan senam hipertensi seminggu 2 kali. Kata Kunci: Intervensi Senam Hipertensi; Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif.

Fields of Study & Subjects

Blood Pressure and Hypertension Studies Nursing care and research Health Nursing Elderly Care

Publication details

Journal / source
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports
Volume
6
Issue
1
Pages
262–268
Publication date
31 January 2026
Language
EN