Hubungan Tingkat Kecemasan Siswa, Sikap Over Protective Orang Tua, Dan Kemampuan Self-Directed Learning Siswa SMAK Giovanni Kupang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan siswa, sikap over protective orang tua, dan kemampuan self-directed learning pada siswa kelas XI dan XII MIPA SMAK Giovani Kupang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan korelasi. Sampel penelitian berjumlah 172 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat kecemasan, skala sikap over protective orang tua, dan skala self-directed learning yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tidak mengalami kecemasan (58,76%), sedangkan sisanya berada pada kategori kecemasan ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Mayoritas siswa memiliki orang tua dengan sikap over protective kategori sedang (90,96%) dan kemampuan self-directed learning kategori tinggi (89,27%). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan sikap over protective orang tua. Namun, terdapat hubungan negatif lemah antara tingkat kecemasan dan self-directed learning (r = -0,29), serta hubungan negatif lemah antara sikap over protective orang tua dan self-directed learning. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan dan sikap over protective orang tua, maka semakin rendah kemampuan self-directed learning siswa.
Fields of Study & Subjects
Student Stress and Coping
Psychosocial Factors Impacting Youth
Child and Adolescent Psychosocial and Emotional Development
Publication details
- Journal / source
- Lentera Multidisciplinary Studies
- Volume
- 4
- Issue
- 3
- Pages
- 147–164
- Publication date
- 24 February 2026
- Language
- ID