Pengaruh Program Pelatihan, Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan, Mediasi Peran Motivasi Kerja Karyawan

Read full text
Authors: Salma Novita, Sri Padmantyo
Cited by: 0

Abstract

Perubahan cepat akibat globalisasi dan kemajuan teknologi digital menuntut perusahaan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia agar mampu mempertahankan produktivitas dan daya saing. PT Pos Indonesia Solo sebagai bagian dari industri logistik nasional menghadapi tekanan untuk meningkatkan efektivitas operasional melalui pengembangan kompetensi karyawan. Meskipun pelatihan kerja, motivasi, dan lingkungan kerja dikenal sebagai fakcor strategis dalam peningkatan produktivitas, hubungan di antara ketiga variabel tersebut belum sepenuhnya dipahami dalam konteks perusahaan BUMN sektor pos. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari Program Pelatihan dan Lingkungan Kerja pada Produktivitas Karyawan dengan Motivasi Kerja sebagai variabel mediasi pada PT Pos Indonesia Kantor Cabang Solo. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, di mana data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sampel yang terdiri dari 107 karyawan. Penelitian ini menganalisis data menggunakan PLS-SEM (Partial Least Squares) dengan dukungan software SmartPLS. Hasil analisis PLS-SEM menunjukkan bahwa program pelatihan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja secara simultan menjelaskan 83,8% variasi produktivitas karyawan (R² = 0,838), sedangkan program pelatihan dan lingkungan kerja menjelaskan 72,9% variasi motivasi kerja (R² = 0,729). Secara langsung, program pelatihan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan β = 0,304; t = 3,818; p = 0,000, motivasi kerja memberikan pengaruh paling kuat dengan β = 0,476; t = 4,592; p = 0,000, dan lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan dengan β = 0,191; t = 2,086; p = 0,038. Selain itu, pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa program pelatihan meningkatkan produktivitas melalui motivasi kerja (β = 0,215; t = 3,515; p = 0,000) dan lingkungan kerja juga meningkatkan produktivitas melalui motivasi kerja (β = 0,210; t = 3,526; p = 0,000), sehingga secara kuantitatif menegaskan peran motivasi kerja sebagai mediator utama dalam peningkatan produktivitas karyawan.

Fields of Study & Subjects

Employee Performance and Management Employee Performance and Motivation Human Resource Development and Performance Evaluation

Publication details

Journal / source
PARADOKS Jurnal Ilmu Ekonomi
Volume
9
Issue
1
Pages
698–713
Publication date
16 January 2026