Sosialisasi Hoax Awareness School Movement Menguatkan Nasionalisme Dan Integrasi Jati Diri Bangsa

Read full text
Authors: Lathifah Sandra Devi, Heri Kurnia
Cited by: 0
References: 3

Abstract

Penyebaran hoaks dan misinformasi di era digital menimbulkan ancaman signifikan terhadap persatuan nasional dan integritas jati diri bangsa di kalangan pemuda Indonesia. Kegiatan pengabdian ini mengkaji implementasi Hoax Awareness School Movement dalam menguatkan nasionalisme dan integrasi jati diri bangsa di Sekolah Bill Qistee Indonesia. Tujuan pengabdian adalah menganalisis bagaimana program edukasi kesadaran hoaks meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, memperkuat pemahaman nilai-nilai nasionalisme dan mendorong integrasi jati diri bangsa di kalangan remaja. Metode kegiatan pengabdian yaitu kualitatif dengan desain narasi, melalui pendekatan lapangan untuk mengumpulkan data komprehensif dari pengalaman partisipan. Kegiatan Pengabdian ini, melibatkan 15 partisipan yang terdiri dari 6 siswa SMP dan 9 siswa SMA yang aktif berpartisipasi dalam program gerakan kesadaran hoaks. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumentasi untuk menangkap dampak holistik program terhadap perspektif dan perilaku siswa. Temuan drai kegiatan pengabdian, menunjukkan bahwa Hoax Awareness School Movement secara signifikan meningkatkan keterampilan literasi digital siswa, mempertajam kemampuan verifikasi sumber informasi dan mengembangkan kompetensi berpikir kritis yang diperlukan untuk mengidentifikasi informasi palsu. Partisipan menunjukkan peningkatan kesadaran nilai-nilai nasionalisme dengan koneksi emosional yang lebih kuat terhadap warisan budaya Indonesia dan identitas nasional. Program berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran kolaboratif dimana siswa terlibat dalam diskusi konstruktif tentang isu-isu kebangsaan sambil mempertahankan penghargaan terhadap keberagaman. Lebih lanjut, gerakan ini berkontribusi pada pembentukan karakter melalui promosi kewargaan digital yang bertanggung jawab dan praktik berbagi informasi yang etis. Hasil pengabdian menyimpulkan bahwa pendidikan kesadaran hoaks yang sistematis merupakan strategi efektif untuk menguatkan nasionalisme dan integrasi jati diri bangsa dikalangan generasi muda Indonesia, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang berpengetahuan dan bertanggungjawab di era digital.

Fields of Study & Subjects

Misinformation and Its Impacts Islamic Finance and Communication Pancasila Values in Education

Publication details

Journal / source
AURELIA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Volume
5
Issue
1
Pages
1305–1313
Publication date
31 January 2026
Language
ID