Kewarganegaraan dan Peranannya dalam Membentuk Identitas Nasional

Read full text
Authors: Yoni Lamtiur Silalahi, Febria Pasaribu, Ruth Tri Raja Gukguk
Cited by: 0

Abstract

Krisis moral dan individualisme modern menjadi tantangan besar bagi masyarakat masa kini. Perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan budaya menyebabkan nilai-nilai moral tradisional semakin melemah. Dalam situasi ini, nilai Kristiani menawarkan fondasi etis yang stabil, transenden, dan relevan untuk membentuk kembali tatanan sosial. Nilai-nilai seperti kasih, keadilan, pengampunan, komunitas, integritas, dan spiritualitas menunjukkan kemampuan untuk menata ulang relasi sosial, memperbaiki perilaku manusia, serta mengarahkan budaya ke arah yang lebih manusiawi. Ajaran Alkitab tentang kasih, keadilan, pengendalian diri, dan kesatuan komunitas menegaskan bahwa kehidupan manusia hanya dapat berjalan harmonis bila berakar pada kebenaran ilahi. Melalui pendekatan teologis dan analisis moral, penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai Kristiani mampu menjadi fondasi pembaruan budaya dan menghadirkan transformasi yang berkelanjutan di tengah krisis moral dan individualisme modern.

Fields of Study & Subjects

Contemporary Christian Leadership and Education Religion and Society Interactions Values and Moral Education

Publication details

Journal / source
Journal of Civic and Character Education
Volume
2
Issue
1
Pages
38–43
Publication date
31 January 2026
Language
ID