PERHITUNGAN POPULASI TERNAK KERBAU DENGAN POLA TENUN DI PULAU MOA, KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung populasi ternak kerbau di Pulau Moa dengan menggunakan pendekatan budaya lokal melalui pola tenun masyarakat setempat. Pendekatan ini memadukan aspek sains peternakan dengan kearifan budaya lokal, di mana pola tenun dijadikan sebagai indikator sosial dalam memahami dinamika populasi ternak. Metode penelitian menggunakan kombinasi antara survei lapangan, wawancara mendalam, observasi pola pemeliharaan, serta interpretasi simbolik terhadap motif tenun yang menggambarkan siklus kehidupan ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi kerbau di Pulau Moa tahun 2025 diperkirakan mencapai 4.323 ekor dengan tingkat pertumbuhan 3,5% per tahun. Analisis kualitatif memperlihatkan bahwa pola tenun seperti “Niti Moa” dan “Lolat Kerbau” mencerminkan sistem penggembalaan dan siklus reproduksi ternak. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis budaya dapat digunakan sebagai metode pelengkap dalam estimasi populasi ternak di wilayah kepulauan.
Fields of Study & Subjects
Livestock Farming and Management
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Agricultural and Rural Development Research
Publication details
- Journal / source
- JURNAL PETERNAKAN SABANA
- Volume
- 4
- Issue
- 3
- Pages
- 122–126
- Publication date
- 2 February 2026
- Language
- ID