Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswi Dengan Berat Badan Berlebih dan Obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2023
Abstract
Hemoglobin berfungsi mengangkut oksigen, sehingga kadar yang rendah dapat menyebabkan anemia yang masih menjadi masalah kesehatan besar, termasuk di Indonesia. Status gizi, terutama berat badan berlebih dan obesitas, diketahui dapat memengaruhi metabolisme zat besi melalui peningkatan hepsidin sehingga berdampak pada kadar hemoglobin. Prevalensi kelebihan berat badan pada mahasiswa kedokteran mencapai sekitar 18% dan obesitas 9%, menunjukkan bahwa kelompok ini rentan mengalami ketidakseimbangan gizi akibat tuntutan akademik. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kadar hemoglobin. Menggambarkan kadar hemoglobin pada mahasiswi dengan berat badan berlebih dan obesitas pada mahasiswi PSPD Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2023. Desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 mahasisiwi angkatan 2023 terdiri dari 15 mahasiswi dengan berat badan berlebih dan 15 mahasiswi obesitas diambil secara purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan pemeriksaan laboratorium kadar hemoglobin. Sebanyak 90% sampel memiliki kadar Hb normal (≥12 g/dL), sementara 10% memiliki kadar Hb rendah (
Fields of Study & Subjects
Iron Metabolism and Disorders
Hemoglobinopathies and Related Disorders
Public Health and Nutrition
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Inovasi Global
- Volume
- 4
- Issue
- 1
- Pages
- 1–15
- Publication date
- 15 January 2026