Resepsi Komunikasi Visual Pareidolia Heikegani Pada Komunitas Dakusakuru Seiko Surabaya
Abstract
Fenomena pareidolia sebagai kecenderungan manusia mengenali bentuk bermakna pada objek acak menjadi menarik ketika dikaitkan dengan Heikegani, kepiting asal Jepang yang menyerupai wajah samurai klan Heike. Penelitian ini bertujuan menelusuri bagaimana komunitas Dakusakuru Seiko Surabaya menafsirkan fenomena tersebut melalui perspektif komunikasi visual lintas budaya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan resepsi audiens, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan visual elicitation terhadap lima anggota komunitas. Analisis teori resepsi Stuart Hall dan sensemaking Karl Weick menunjukkan tiga posisi pemaknaan, yaitu dominant, negotiated, dan oppositional reading. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa audiens menafsirkan Heikegani sebagai simbol estetika, spiritual, dan rasional sesuai latar sosial serta pengalaman budaya masing-masing. Dengan demikian, pareidolia Heikegani menjadi ruang dialog budaya Jepang dan Indonesia yang mencerminkan proses aktif audiens dalam membentuk makna visual lintas konteks.
Fields of Study & Subjects
Semiotics and Representation Studies
Communication Studies and Media
Cultural
Media
and Literary Studies
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Multidisiplin West Science
- Volume
- 5
- Issue
- 01
- Pages
- 16–26
- Publication date
- 28 January 2026